Wednesday, 29 January 2014
Presiden Melihat Pameran Lukisan
Suatu hari seorang presiden sebuah negara pergi melihat pameran lukisan.
Karena ia mengalami sakit mata dan penglihatan kabur, sehingga ia memanggil salah satu ajudannya untuk mendampinginya.
Presiden: “. Nah, ini lukisan ikan besar,gambarnya benar-benar hidup.”
Ajudan: “Pak Presiden itu gambar buaya...” (sambil berbisik)
Lalu mereka beralih ke lukisan lain.
Presiden: “Gambar gajah ini kelihatan begitu nyata, tampak benar-benar kuat.”
Ajudan: “.. Pak Presiden itu gambar banteng...”(sambil berbisik)
Ajudan: “.. Pak Presiden itu gambar banteng...”(sambil berbisik)
Presiden kemudian menahan diri untuk tidak berkomentar sampai ia tiba di salah satu sudut ruang pameran dia tampak takjub dan berkata:
“Mengagumkan....Lukisan anatomi gorila ini begitu nyata..”
Pembantu langsung tertegun, dan berkata lupa berbisik
“Maaf Pak Presiden, tapi ini cermin!”
Burung Pak Lurah Hilang
Pak Lurah memiliki hobi memelihara berbagai jenis burung.
Suatu pagi, burung-burung Pak Lurah hilang semua.
Maka Pak Lurah memanggil seluruh warganya untuk ditanyai. Sekitar 200 orang hadir.
Tetapi karena tidak ingin warganya sakit hati, Pak Lurah tidak langsung berterus terang.
Setelah berbicara panjang lebar tentang moral, Pak Lurah bertanya kepada warganya “Siapa yang punya burung?”
Semua bapak-bapak yang hadir berdiri.
Menyadari kesalahannya dalam bertanya, Pak Lurah buru-buru berkata, “Bukan itu yang saya maksud? Maksud saya adalah, siapa yang pernah melihat burung?”
Semua ibu-ibu yang hadir berdiri.
“Waduh..salah lagi, lebih baik aku to the point saja," pikir Pak Lurah yang sudah mulai tidak sabar.
"Begini...maksud saya siapa yang pernah melihat burung saya?!”
Segera lima wanita berdiri.
Melihat itu, Bu Lurah langsung berdiri dan berteriak , "Baaapppaaaakkk!!!.."
Tuesday, 28 January 2014
Menu Makan Siang
Disebuah proyek pembangunan apartement, ada 3 orang tukang yang lagi makan siang
Tukang 1 : “Ya ampun!!!! roti isi telor lagi!!! TELOR TELOR TELORRR terussss!!!!!, kalo besok gue masih dibawain roti isi telor lagi, gue bakalan loncat dari gedung atas!!!”
Tukang 2 : “NASI UDUK, NASI UDUK, NASI UDUK terus!!! bisa gila nih gue!!!! kalo besok masih nasi uduk, gue bakalan bunuh diri!”
Tukang 3 : “ROTI SELAI KACANG???????, tiappppp hari gue makan roti selei kacang!!!, kalo besok masih selei kacang juga gue bakalan ikutan loncat bareng elo berdua!!”
Keesokan harinya, si tukang pertama dibawain roti isi telor lagi, tukang kedua, bawa nasi uduk lagi, dan tukang ketiga juga roti selei kacang lagi.
Akhirnya, mereka bertiga loncat dari gedung.
Dipemakaman, ke3 istri tukang2 itu saling bertemu
Istri 1 : “Kalo saja saya tau dia ngga mau makan roti isi telor, pasti sudah saya bikinin yang laen…. ”
Istri 2 : “Kalo saja dia bilang dia bosen sama nasi uduk, pasti nggak bakalan begini jadinya…….. ”
Istri 3 : “Saya bingung kenapa suami saya bunuh diri, padahal dia selalu bikin bekalnya sendiri…….. “
Hari Apa?
Sepasang pengantin baru mengalami gangguan kesehatan. Setelah diperiksa dengan teliti, dokter menyimpulkan hal itu disebabkan frekuensi hubungan seks yang terlalu tinggi buat mereka.
“Sebaiknya untuk sementara kalian batasi dulu kegiatan seks kalian, tiga kali saja seminggu. Untuk memudahkan mengingat, saya sarankan untuk melakukan hubungan intim hanya pada hari yang berawalan dengan S, yaitu Senin, Selasa dan Sabtu,” saran dokter.
Akan tetapi pada malam ketiga puasa si suami horni berat. Ia mencumbu istrinya yang sedang tidur sampai terbangun.
“Hari apa ini Mas?” tanya si istri.
“Sum’at.”
“Sebaiknya untuk sementara kalian batasi dulu kegiatan seks kalian, tiga kali saja seminggu. Untuk memudahkan mengingat, saya sarankan untuk melakukan hubungan intim hanya pada hari yang berawalan dengan S, yaitu Senin, Selasa dan Sabtu,” saran dokter.
Akan tetapi pada malam ketiga puasa si suami horni berat. Ia mencumbu istrinya yang sedang tidur sampai terbangun.
“Hari apa ini Mas?” tanya si istri.
“Sum’at.”
Monday, 27 January 2014
Imlek
Bejo mengundang sahabatnya datang ke rumah untuk merayakan imlek
Bro, imlek kerumah gue ya...
ok bro, lu open house ya?
iya bro
Ngomong-ngomong siapa yang China, bapak atau ibu elu?
HP gue bro.....
Bro, imlek kerumah gue ya...
ok bro, lu open house ya?
iya bro
Ngomong-ngomong siapa yang China, bapak atau ibu elu?
HP gue bro.....
Sunday, 26 January 2014
Pembeli Dan Penjual Telor
Ada seorang ibu yang sedang berbelanja untuk kebutuhan sehari-hari di pasar. Kebetulan sebelum sampai di pasar, ibu tersebut mampir ke sebuah toko penjual telor.
Pembeli: "Mas, telornya berapa satu kilo?"
Penjual: "Telor ayam atau telor bebek?"
Pembeli: "Telor ayam."
Penjual: "Telor ayam biasa atau ayam kampung?"
Pembeli: "Ayam biasa."
Penjual: "Yang lokal atau yang import?"
Pembeli: "Yang lokal aja."
Penjual: "Yang lokalnya mau yang dari Jakarta , Bogor atau Depok?"
Pembeli: "Yang Jakarta deh..." (Sambil terlihat kesal).
Penjual: " Mau yang Jakarta Pusat, Barat, Timur, Utara, atau Selatan?"
Pembeli: "Mas ini jual telor atau mau jalan-jalan?" (Marah!)
Penjual: "Maaf Bu, saya ini penjual mie ayam di sebelah! Kebetulan yang jual telor lagi ke belakang. Saya disuruh ngobrol dulu sama pembeli sampe dia dateng."
Petani Dan Kambing Kesayangan
Seorang petani dan seekor kambing sedang berkendara di jalan ketika polisi menangkapnya.
Polisi berkata kepada petani, "Tidakkah Anda tahu, itu adalah melanggar hukum untuk naik dengan kambing di kabin truk Anda?"
Petani itu menjawab, "Tidak, saya tidak tahu itu."
Polisi bertanya kepada petani di mana ia pergi dan petani itu berkata, "Jogja".
Polisi berkata, "Aku akan membiarkan Anda lolos kali ini jika Anda berjanji untuk membawa kambing Anda ke kebun binatang Gembira Loka ketika Anda sampai ke Jogja."
Jadi petani itu berjanji akan melakukannya. Beberapa hari kemudian polisi melihat petani dengan kambing mengemudi di jalan dan dia menangkapnya lagi.
Polisi mengatakan "Saya pikir saya bilang Anda untuk membawa kambing ini ke kebun binatang ketika Anda sampai ke Jogja."
Dan kali ini petani menjawab, "Saya sudah lakukan dan kami sungguh bersenang-senang, dan hari ini aku akan membawanya jalan-jalan ke Borobudur."
Polisi berkata kepada petani, "Tidakkah Anda tahu, itu adalah melanggar hukum untuk naik dengan kambing di kabin truk Anda?"
Petani itu menjawab, "Tidak, saya tidak tahu itu."
Polisi bertanya kepada petani di mana ia pergi dan petani itu berkata, "Jogja".
Polisi berkata, "Aku akan membiarkan Anda lolos kali ini jika Anda berjanji untuk membawa kambing Anda ke kebun binatang Gembira Loka ketika Anda sampai ke Jogja."
Jadi petani itu berjanji akan melakukannya. Beberapa hari kemudian polisi melihat petani dengan kambing mengemudi di jalan dan dia menangkapnya lagi.
Polisi mengatakan "Saya pikir saya bilang Anda untuk membawa kambing ini ke kebun binatang ketika Anda sampai ke Jogja."
Dan kali ini petani menjawab, "Saya sudah lakukan dan kami sungguh bersenang-senang, dan hari ini aku akan membawanya jalan-jalan ke Borobudur."
Menelan kecoa
Bejo yang beberapa jam lalu pergi ke ladang bersama Roto adiknya, tiba-tiba pulang ke rumah sambil berteriak. "Ibu..Roto menelan kecoa..! Roto menelan kecoa Bu..!!"
"Astaga!cepat panggil ayahmu, supaya memanggil dokter," kata ibunya ketakutan. Tapi dengan santainya Bejo menjawab. "Ah tidak usah Bu, saya sudah memberinya racun serangga!!"
"Astaga!cepat panggil ayahmu, supaya memanggil dokter," kata ibunya ketakutan. Tapi dengan santainya Bejo menjawab. "Ah tidak usah Bu, saya sudah memberinya racun serangga!!"
Berkenalan
Pada salah satu pelabuhan laut di Tanah Papua, sedang berbincang tiga orang pria yang sedang menunggu datangnya kapal penumpang, untuk menjemput sanak familinya. Ketiga pria tersebut berasal dari daerah yang berbeda, antara lain dari Ambon, Batak dan Manado.
Sebelum perbincangan dimulai, ketiganya memperkenalkan diri masing-masing, maklum baru saja kenal, sambil bersalaman. Pria yang dari Ambon memperkenalkan dirinya kepada pria yang asal Batak : "Bakarbessy," sambil jabat tangan. Pria Batak menjawab sambil jabat tangan pula dengan menyebut dirinya : "Batubara.".
Pria yang asal Manado ini sambil kebingungan melihat kiri dan kanan, setelah mendengar kedua rekannya tadi masing-masing menyebut barang panas. Tanpa berpikir banyak pria Manado tadi sambil jabat tangan mengucapkan "Air Mandidi."
Sebelum perbincangan dimulai, ketiganya memperkenalkan diri masing-masing, maklum baru saja kenal, sambil bersalaman. Pria yang dari Ambon memperkenalkan dirinya kepada pria yang asal Batak : "Bakarbessy," sambil jabat tangan. Pria Batak menjawab sambil jabat tangan pula dengan menyebut dirinya : "Batubara.".
Pria yang asal Manado ini sambil kebingungan melihat kiri dan kanan, setelah mendengar kedua rekannya tadi masing-masing menyebut barang panas. Tanpa berpikir banyak pria Manado tadi sambil jabat tangan mengucapkan "Air Mandidi."
Takut Didenda
Seorang bapak yang sangat-sangat pelit diajak anak tersayangnya untuk naik helikopter. Awalnya si bapak tidak setuju karena harus bayar tapi karena sayang dengan anaknya ia pun setuju.
Setelah sampai di tempat heli, si pilot bilang "Naik bayar U$100, kalau anda bicara diatas nanti didenda U$500 tapi kalau anda tidak bicara sepatah katapun akan saya kasih U$1000."
Setelah setuju dengan perjanjian tersebut, heli diterbangkan oleh pilot dengan cara manuver dan jungkir balik diatas. Setelah sampai mendarat si pilot bilang ke bapak pelit tadi, "Wah anda hebat, tidak bicara sepatah katapun."
Si bapak bilang, "Sebenarnya saya mau bicara tadi, tapi takut didenda." "Anda mau bilang apa?" tanya si pilot. "Anak saya jatuh," jawab si Bapak.
Setelah sampai di tempat heli, si pilot bilang "Naik bayar U$100, kalau anda bicara diatas nanti didenda U$500 tapi kalau anda tidak bicara sepatah katapun akan saya kasih U$1000."
Setelah setuju dengan perjanjian tersebut, heli diterbangkan oleh pilot dengan cara manuver dan jungkir balik diatas. Setelah sampai mendarat si pilot bilang ke bapak pelit tadi, "Wah anda hebat, tidak bicara sepatah katapun."
Si bapak bilang, "Sebenarnya saya mau bicara tadi, tapi takut didenda." "Anda mau bilang apa?" tanya si pilot. "Anak saya jatuh," jawab si Bapak.
Gambar Pantat
Seorang guru wanita sedang mengajar murid-muridnya di hari pertama masuk sekolah.
Diatas papan tulis ia mencoba menggambar buah apel, lalu sambil membalikkan badannya ia bertanya kepada para murid, "Gambar apa ini ?"
Tak ayal para murid secara serentak berseru:"Pantat!" Mendengar jawaban tersebut, guru tersebut menangis sambil setengah berlari mencari kepala sekolah untuk mengadukan perilaku murid-muridnya.
Diatas papan tulis ia mencoba menggambar buah apel, lalu sambil membalikkan badannya ia bertanya kepada para murid, "Gambar apa ini ?"
Tak ayal para murid secara serentak berseru:"Pantat!" Mendengar jawaban tersebut, guru tersebut menangis sambil setengah berlari mencari kepala sekolah untuk mengadukan perilaku murid-muridnya.
Melihat tangisan sang guru wanita tersebut, kepala sekolah tanpa menanyakan alasannya, langsung saja menerjang masuk ke ruang kelas, lalu dengan emosi ia memarahi semua murid: "Kalian sungguh berani-beraninya mempermainkan seorang guru! Apa yang kalian lakukan terhadapnya ?!"
Sesaat ruang kelas menjadi senyap, semua murid jadi bengong, sang kepala sekolah kemudian menoleh ke arah papan tulis, ia semakin marah ketika melihat apa yang tergambar di papan tulis "Ini sudah keterlaluan, kalian bahkan berani menggambar pantat di papan tulis!" Mendengar ini sang guru wanita langsung pingsan.
Sesaat ruang kelas menjadi senyap, semua murid jadi bengong, sang kepala sekolah kemudian menoleh ke arah papan tulis, ia semakin marah ketika melihat apa yang tergambar di papan tulis "Ini sudah keterlaluan, kalian bahkan berani menggambar pantat di papan tulis!" Mendengar ini sang guru wanita langsung pingsan.
Alat Yang Hebat
Seorang laki-laki datang ke Institute of science merupakan tempat para peneliti memperagakan hasil penemuan mereka dan mendapatkan hak patent bagi penemuan tersebut. "Saya telah menemukan alat untuk membuat manusia bisa berbicara dengan manusia lain di tempat yang berjauhan."
"Dan saya menamakan alat itu ... TELEPON," katanya.
Para hadirin terkagum-kagum.
Tak lama kemudian, datang lagi dua orang bersaudara. "Kami telah menemukan alat untuk membuat manusia bisa terbang seperti burung.
Dan kami menamakan alat itu ... PESAWAT TERBANG."
Para hadirin semakin kagum.
Tiba-tiba, datanglah seseorang dari Indonesia. "Saya telah menemukan alat untuk bisa membuat Manusia bisa berjalan menembus dinding, kaca dan besi," katanya. Para hadirin Hebohh besar.
"Dan Saya menamakan alat itu ... PINTU."
"Dan saya menamakan alat itu ... TELEPON," katanya.
Para hadirin terkagum-kagum.
Tak lama kemudian, datang lagi dua orang bersaudara. "Kami telah menemukan alat untuk membuat manusia bisa terbang seperti burung.
Dan kami menamakan alat itu ... PESAWAT TERBANG."
Para hadirin semakin kagum.
Tiba-tiba, datanglah seseorang dari Indonesia. "Saya telah menemukan alat untuk bisa membuat Manusia bisa berjalan menembus dinding, kaca dan besi," katanya. Para hadirin Hebohh besar.
"Dan Saya menamakan alat itu ... PINTU."
Syarat Lulus Ujian
Seorang mahasiswi seksi yang terancam akan mengalami gagal ujian yang kemudian mendatangi kantor dosennya yang masih muda.
Dia melihat ke lingkungan sekitar sebentar kemudian menutup pintunya, dan langsung berlutut di hadapan sang dosen sambil memohon.
“Pak Dosen, saya bersedia melakukan apapun agar bisa lulus ujian….”, ujarnya sambil melirik genit.
Lalu sang mahasiswi mendekat ke arah dosennya, menyibakkan rambutnya sambil menatap matanya penuh arti.
“Kalau Bapak masih belum mengerti maksud saya…Saya bersedia melakukan apapun, apa saja yang Bapak mau…”, bisik sang mahasiswi.
Dosen muda tadi membalas tatapannya, “Apapun?”
“Apapun!”, jawab sang mahasiswi secepatnya.
Suara dosen itu melembut, “Apapun?”
“Apapun….” jawab sang mahasiswi.
Akhirnya Pak dosen berbisik kepada mahasiswinya.
“Maukah kamu……… belajar?”, kata sang dosen.
Saturday, 25 January 2014
Korban Pembunuhan
Korban Pembunuhan
Sesosok mayat wanita tanpa busana ditemukan mengambang tersangkut ranting semak-semak di bantaran sungai ciliwung.
Mayat wanita tersebut tanpa identitas dan hanya mengenakan celana dalam.
Seorang wartawan bertanya kepada salah seorang petugas di lapangan.
Wartawan : Bagaimana Pak, apakah sudah diketahui motifnya?
Petugas : Sejauh ini...motifnya kembang-kembang...
Wartawan : @#$???
Sesosok mayat wanita tanpa busana ditemukan mengambang tersangkut ranting semak-semak di bantaran sungai ciliwung.
Mayat wanita tersebut tanpa identitas dan hanya mengenakan celana dalam.
Seorang wartawan bertanya kepada salah seorang petugas di lapangan.
Wartawan : Bagaimana Pak, apakah sudah diketahui motifnya?
Petugas : Sejauh ini...motifnya kembang-kembang...
Wartawan : @#$???
Subscribe to:
Comments (Atom)



